Powered By Blogger

Rabu, 01 April 2009

"Sebuah alasan untuk bertahan"

"Elegi padang tandus"

ketika senja hadir di ujung waktu
ada kehampaan yang tak bertepi
ada kesunyian yang tak terhenti
di antara rerumputan yang membisu

ketika warna pelangi muncul di balik senyuman bidadari
ketika itu pula air mata di padang tandus mengalir
seakan semua taman kupu-kupu telah terbakar api
dan sayap-sayap merpati telah patah dan terbenam mentari,
seakan ia lari dari semua kenyataan yang tak ingin ia dapati,
begitu kelam menutupi langit-langit negeri ini
semua mimpiku dalam taman bidadari,
terkubur bersama lelap nafasku berimajinasi,

dan ketika musim terus berganti. . .
pagi yang cerah pun datang bersembunyi,
walau mimpiku telah pudar bersama sepi,
sang mentari tak lagi berikan senja yang hlang itu,